AMBON – Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus Provinsi Maluku menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan pelaksanaan Muktamar Kepulauan KAMMI ke-XIV yang akan digelar pada Mei 2026 di Kota Ambon, Provinsi Maluku.
Para pimpinan OKP Cipayung Plus Maluku menilai bahwa pelaksanaan muktamar tersebut merupakan momentum penting bagi konsolidasi gerakan kepemudaan, khususnya dalam memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah kepulauan.
Ketua DPD GMNI Maluku, Alberthus Y. R. Pormes, menyampaikan bahwa OKP Cipayung Plus Maluku siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Muktamar Kepulauan KAMMI XIV di Ambon. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang penting bagi pemuda untuk memperkuat persatuan serta membangun gagasan strategis bagi kemajuan bangsa, khususnya daerah kepulauan seperti Maluku.
Sementara itu, Plt Ketua KAMMI Maluku, Mustakim Rumasukun, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh OKP Cipayung Plus Maluku terhadap pelaksanaan Muktamar Kepulauan KAMMI XIV di Ambon. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut menjadi energi positif bagi KAMMI Maluku dalam mempersiapkan muktamar yang diharapkan dapat melahirkan gagasan besar bagi pembangunan daerah kepulauan.
Ketua Umum DPD IMM Maluku, M. Saleh Souwakil, mengatakan bahwa momentum Muktamar Kepulauan KAMMI ke-XIV yang akan digelar di Kota Ambon menjadi hal yang sangat menarik karena mengangkat konsep muktamar kepulauan. Menurutnya, konsep tersebut sangat relevan dengan kondisi geografis Provinsi Maluku yang memiliki wilayah laut yang luas serta terdiri dari banyak pulau kecil maupun pulau besar yang tersebar di seluruh wilayah Maluku.
Ia juga menegaskan bahwa DPD IMM Maluku mendorong pemerintah pusat dan DPR RI agar segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepulauan, karena regulasi tersebut sangat dibutuhkan untuk memperkuat kebijakan pembangunan yang berpihak pada daerah-daerah kepulauan seperti Maluku.
Ketua PW HIMA Persis Maluku, Yandi Wagola, menyampaikan bahwa kehadiran agenda nasional seperti Muktamar Kepulauan KAMMI XIV di Maluku dapat menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus refleksi kolektif bagi generasi muda dalam merespons berbagai tantangan pembangunan di wilayah kepulauan. Menurutnya, Maluku sebagai provinsi dengan karakter geografis kepulauan menghadapi dinamika pembangunan yang membutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih kontekstual dan berkeadilan.
“Penyelenggaraan forum nasional di daerah memiliki nilai strategis karena membuka ruang bagi pertukaran perspektif antara generasi muda dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam konteks Maluku, momentum ini penting untuk memperkuat diskursus pembangunan wilayah kepulauan,” ujar Yandi.
Lebih lanjut, PW HIMA Persis Maluku juga menegaskan pentingnya mendorong percepatan pengesahan RUU Daerah Kepulauan sebagai bagian dari upaya menghadirkan kerangka kebijakan yang lebih adaptif terhadap karakteristik wilayah kepulauan. Regulasi tersebut dinilai dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat afirmasi pembangunan bagi daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis berupa luasnya wilayah laut dan sebaran pulau-pulau kecil.
Sementara itu, Koordinator Wilayah GMKI Wilayah X Maluku, Yandri Porumau, menegaskan bahwa dukungan OKP Cipayung Plus Maluku terhadap pelaksanaan Muktamar Kepulauan KAMMI XIV merupakan bentuk solidaritas antar organisasi kepemudaan. Ia berharap momentum tersebut juga dapat memperkuat kolaborasi pemuda dalam mendorong kemajuan Maluku sebagai provinsi kepulauan.
Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, OKP Cipayung Plus Maluku optimistis Muktamar Kepulauan KAMMI XIV pada Mei 2026 di Ambon dapat berjalan sukses dan menjadi momentum penting bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan nasional.
