Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

ANOMI Minta Kapolri Segera Copot Kapolres Sijunjung Atas Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal

Foto: Aliansi Nasional Melawan Impunitas (ANOMI) Di Jakarta

Jakarta, Aliansi Nasional Melawan Impunitas (Anomi) akan menggelar aksi unjuk rasa di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) Pada Rabu Mendatang, (22/07/26). Aksi ini menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi dan mencopot Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah, yang dinilai gagal memberantas penambangan emas ilegal (PETI) di wilayah hukumnya.

Pasca Peristiwa longsor yang menewaskan Puluhan orang dilokasi tambang emas ilegal serta masih masifnya aktivtas PETI di wilayah sijunjung ini dinilai sebagai bukti nyata kegagalan fungsi preventif dan represif kepolisian di bawah komando AKBP Willian Harbensyah.

Kordinator ANOMI Gie seftian, menegaskan bahwa Aktivitas tambang emas ilegal di Sijunjung masih marak pasca longsor. Bahkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang turun langsung meninjau lokasi tambang di kawasan Batu Gando, Nagari Muaro, Selasa (19/5), masih mendapati ratusan box talang di atas ponton beroperasi di sepanjang aliran sungai.

Kegagalan pemberantasan tambang ilegal ini berdampak sangat serius terhadap lingkungan dan keuangan negara. kata Gie Minggu, (19/07/2026)

Kerusakan Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Barat mencatat lebih dari 10.000 hektare lahan terbuka dan hancur akibat aktivitas tambang emas ilegal di Sumatera Barat. Di lokasi longsor Sijunjung, analisis citra satelit Walhi menunjukkan bukaan tambang mencapai sekitar 6,58 hektare dengan hampir seluruh vegetasi hilang dan lereng mengalami pembongkaran masif yang menyebabkan sedimentasi berat di sungai.

Gie Seftiawan, menilai Kapolres Sijunjung tidak tegas menindak para pemodal dan pelindung tambang ilegal. Penindakan selama ini hanya menyasar penambang kecil di lapangan, sementara para cukong dan aparat yang diduga menerima setoran tidak pernah tersentuh hukum. Tegas Gie

Padahal Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berjanji akan mencopot (nonjob) Pejabat Utama Polri yang terbukti membiarkan tambang ilegal beroperasi di wilayahnya. Presiden Prabowo Subianto juga telah memberi ultimatum tegas untuk menindak siapapun yang melindungi tambang ilegal, termasuk jenderal TNI, jenderal Polri, atau mantan jenderal.

"Kapolri sudah berjanji mencopot bawahannya yang lalai. Presiden sudah memberi ultimatum. Dua amanat ini kami tagih! Kapolres Sijunjung harus dicopot!" tegas koordinator aksi Anomi gie seftian.


TUNTUTAN ANOMI:

1. Copot Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah, dari jabatannya

2. Bongkar mafia tambang sampai ke akar, termasuk pemodal dan aparat pelindung

3. Tutup dan segel seluruh titik tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung

Baca Juga
Berita Terbaru
  • ANOMI Minta Kapolri Segera Copot Kapolres Sijunjung Atas Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal
  • ANOMI Minta Kapolri Segera Copot Kapolres Sijunjung Atas Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal
  • ANOMI Minta Kapolri Segera Copot Kapolres Sijunjung Atas Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal
  • ANOMI Minta Kapolri Segera Copot Kapolres Sijunjung Atas Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal
  • ANOMI Minta Kapolri Segera Copot Kapolres Sijunjung Atas Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal
  • ANOMI Minta Kapolri Segera Copot Kapolres Sijunjung Atas Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal