Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

PESAN KEBANGSAAN Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Demokrasi di Jakarta



Ketua Umum HMI Jakarta Raya

Ali Loilatu

Menjelang akhir Agustus, dinamika sosial dan politik di Jakarta perlu disikapi dengan ketenangan, kedewasaan, serta tanggung jawab bersama. Seluruh elemen masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya konten yang beredar melalui media sosial.

Dalam beberapa momentum tertentu, masyarakat kerap dihadapkan pada peredaran kembali video, foto, maupun narasi dari aksi atau peristiwa yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, tetapi dikemas seolah-olah merupakan kejadian terkini. Fenomena tersebut dapat menimbulkan kekeliruan persepsi publik, memicu keresahan, serta berpotensi memperlebar polarisasi dan mengganggu kohesi sosial.

Karena itu, masyarakat perlu mengembangkan *literasi digital dan sikap kritis dalam mengonsumsi informasi*. Setiap informasi hendaknya diperiksa sumber, waktu kejadian, konteks, serta kebenarannya sebelum diterima dan disebarluaskan. Prinsip *saring sebelum sharing* harus menjadi bagian dari budaya bermedia sosial yang bertanggung jawab.

Kami mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama mencegah penyebaran hoaks, disinformasi, misinformasi, dan narasi provokatif yang berpotensi memperkeruh keadaan. Kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi, tetapi harus disampaikan secara bertanggung jawab, konstitusional, dan mengedepankan kepentingan publik.

Menjaga keamanan dan stabilitas Jakarta bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum. Kondusivitas ibu kota merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan partisipasi masyarakat, mahasiswa, pemuda, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh pemangku kepentingan.

Dalam konteks kehidupan demokrasi, kami mengapresiasi setiap upaya pimpinan lembaga negara, termasuk pimpinan DPR RI, dalam menjaga komunikasi politik, membuka ruang dialog, serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan melalui mekanisme demokrasi dan konstitusi.

*Bapak Sufmi Dasco Ahmad*, sebagai salah satu pimpinan DPR RI, diharapkan terus memainkan peran strategis dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara lembaga negara dan masyarakat. Ruang dialog yang terbuka penting untuk memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan, didengar, dan dicarikan jalan keluar melalui mekanisme demokrasi yang sehat.

Demokrasi tidak semestinya dibangun di atas ketegangan dan pertentangan yang destruktif. Demokrasi justru harus bertumpu pada keterbukaan, komunikasi, kebebasan menyampaikan pendapat, kritik yang konstruktif, serta kesediaan seluruh pihak untuk saling mendengarkan dan menghormati perbedaan.

Jakarta merupakan salah satu pusat strategis aktivitas ekonomi, sosial, politik, dan bisnis nasional serta memiliki keterkaitan penting dengan dinamika perekonomian global. Oleh sebab itu, stabilitas, keamanan, dan kondusivitas Jakarta memiliki arti penting bagi keberlangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian nasional.

Atas dasar itu, kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman, damai, tertib, dan kondusif. *Perbedaan pilihan politik bukan alasan untuk terpecah, dan perbedaan pandangan bukan alasan untuk saling bermusuhan.*

Mari kita kedepankan rasionalitas, persaudaraan, dialog, dan semangat kebangsaan. Jangan biarkan informasi yang tidak terverifikasi menjadi sumber konflik di tengah masyarakat.


#Saring sebelum sharing.

#Jangan mudah terprovokasi.

#Jaga persatuan dan kesatuan.

#Jaga Jakarta untuk Indonesia.


Ali Loilatu

Ketua Umum HMI Jakarta Raya 

Baca Juga
Berita Terbaru
  • PESAN KEBANGSAAN  Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Demokrasi di Jakarta
  • PESAN KEBANGSAAN  Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Demokrasi di Jakarta
  • PESAN KEBANGSAAN  Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Demokrasi di Jakarta
  • PESAN KEBANGSAAN  Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Demokrasi di Jakarta
  • PESAN KEBANGSAAN  Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Demokrasi di Jakarta
  • PESAN KEBANGSAAN  Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Demokrasi di Jakarta